Indonesia Terima Tahap Awal Indikasi Alokasi Vaksin Multilateral

Minggu, 31 Januari 2021 - 23:36 WIB
Kementerian Luar Negeri Indonesia menuturkan, kemarin Indonesia telah menerima konfirmasi mengenai indikasi alokasi tahap awal vaksin multilateral, yaitu dari mekanisme Covax Facility. Foto/REUTERS
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia menuturkan, kemarin Indonesia telah menerima konfirmasi mengenai indikasi alokasi tahap awal vaksin multilateral, yaitu dari mekanisme Covax Facility. Sesuai dengan surat dari GAVI, di tahap awal, Indonesia akan menerima 13,7 hingga 23,1 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Vaksin itu, menurut Kementerian Luar Negeri akan dikirim melalui dua tahap, yaitu kuartal I sebanyak 25 hingga 35 persen dan kuartal II sebanyak 65 hingga 75 persen dari alokasi awal tersebut. Baca juga: Sudah Disuntik Vaksin, Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19



Distribusi vaksin akan dilakukan setelah vaksin AstraZeneca mendapatkan izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan telah mendapatkan validasi dari kelompok Independent Allocation of Vaccines Task Force (AIVG), dan ketersediaan suplai dari manufaktur sesuai dengan perkiraan awal.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan, guna menindaklanjuti beberapa hal yang harus dilakukan Indonesia sebagai persiapan pengiriman vaksin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!