Hamas Kutuk Pernyataan Petinggi Israel yang Ingin Serang Warga Sipil

Kamis, 28 Januari 2021 - 23:01 WIB
Sementara itu, badan intelijen Israel telah mulai memperingatkan pejabat Hamas di Tepi Barat untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu Palestina yang akan datang.

Lihat video: Angin Kencang Terjang Kulon Progo dan Cilacap, Puluhan Rumah Rusak

Sumber Hamas mengungkapkan itu pada Rabu. Menurut sumber tersebut, Israel pertama kali memanggil pejabat senior Hamas Sheikh Omar Al-Barghouti untuk berbicara dengan petugas intelijen di Pusat Penahanan Ofer.

Saat dia berada di sana, Al-Barghouti, yang tinggal di lingkungan Ramallah di Coper, "diminta" untuk tidak ikut serta dalam pemilu presiden, legislatif dan Dewan Nasional.

Pemimpin Hamas itu baru dibebaskan dari penjara beberapa pekan lalu.

Beberapa pejabat dan anggota senior Hamas lainnya juga pernah "ditanyai" hal yang sama oleh Israel.

Sumber itu menyebutkan, sebagian ditanya lewat telepon dan ada pula yang dipanggil ke pusat tahanan atau Pangkalan Militer untuk diinterogasi soal ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!