Israel Aneksasi Tepi Barat, Raja Yordania: Konflik Besar Akan Pecah
Jum'at, 15 Mei 2020 - 23:54 WIB
Peta Tepi Barat. Foto/Kolaes/Sindonews
AMMAN - Raja Yordania memperingatkan Israel tentang kemungkinan pecahnya konflik besar-besaran jika negara Zionis itu melanjutkan rencana untuk menganeksasi sebagian besar Tepi Barat yang diduduki.
Israel telah bersumpah untuk mencaplok permukiman Yahudi dan Lembah Yordan, yang berarti berakhirnya proses perdamaian yang telah lama terhenti dengan membuat hampir mustahil untuk mendirikan negara Palestina.
Rencana ini pun mendapat lampu hijau dari rencana Timur Tengah Presiden Donald Trump, yang sangat mendukung Israel dan ditolak oleh Palestina. Meski begitu sebagian besar komunitas internasional menentang hal itu.
"Para pemimpin yang menganjurkan solusi satu negara tidak mengerti apa artinya itu," kata Raja Yordania Abdullah II dalam sebuah wawancara dengan majalah Jerman Der Spiegel.
Israel telah bersumpah untuk mencaplok permukiman Yahudi dan Lembah Yordan, yang berarti berakhirnya proses perdamaian yang telah lama terhenti dengan membuat hampir mustahil untuk mendirikan negara Palestina.
Rencana ini pun mendapat lampu hijau dari rencana Timur Tengah Presiden Donald Trump, yang sangat mendukung Israel dan ditolak oleh Palestina. Meski begitu sebagian besar komunitas internasional menentang hal itu.
"Para pemimpin yang menganjurkan solusi satu negara tidak mengerti apa artinya itu," kata Raja Yordania Abdullah II dalam sebuah wawancara dengan majalah Jerman Der Spiegel.
Lihat Juga :