Gadis 12 Tahun Diculik, Diperkosa dan Dirantai di Kandang Sapi Selama 5 Bulan
Kamis, 21 Januari 2021 - 14:05 WIB
Keluarga gadis itu menuduh bahwa mereka berulang kali mengajukan pengaduan kepada pihak berwenang setempat setelah penculikan pada 12 Juni. Namun, aduan itu diabaikan selama berbulan-bulan.
"(Dia) telah mengatakan kepada saya bahwa dia diperlakukan seperti seorang budak. Dia dipaksa bekerja sepanjang hari, membersihkan kotoran di kandang ternak. 24-7 (24 jam seminggu), dia diikat ke rantai," kata ayah korban yang identitasnya dilindungi.
Baca juga: Pejabat Trump: Indonesia dan Israel Hampir Normalisasi, tapi Waktu Habis
Dia menambahkan bahwa, meskipun telah mengajukan banyak pengaduan ke polisi, dia tidak dapat mengajukan laporan resmi hingga September dan petugas bahkan membuat komentar rasial tentang dia dan mengancam akan menuntutnya dengan tuduhan penistaan agama.
Sang ayah juga mengkritik laporan medis yang ditugaskan pengadilan yang menyatakan gadis itu berusia 16 atau 17 tahun. Padahal, akta kelahirannya menyatakan dia berusia 12 tahun.
Korban telah ditempatkan di pengungsian perempuan saat penyelidikan sedang berlangsung.
"(Dia) telah mengatakan kepada saya bahwa dia diperlakukan seperti seorang budak. Dia dipaksa bekerja sepanjang hari, membersihkan kotoran di kandang ternak. 24-7 (24 jam seminggu), dia diikat ke rantai," kata ayah korban yang identitasnya dilindungi.
Baca juga: Pejabat Trump: Indonesia dan Israel Hampir Normalisasi, tapi Waktu Habis
Dia menambahkan bahwa, meskipun telah mengajukan banyak pengaduan ke polisi, dia tidak dapat mengajukan laporan resmi hingga September dan petugas bahkan membuat komentar rasial tentang dia dan mengancam akan menuntutnya dengan tuduhan penistaan agama.
Sang ayah juga mengkritik laporan medis yang ditugaskan pengadilan yang menyatakan gadis itu berusia 16 atau 17 tahun. Padahal, akta kelahirannya menyatakan dia berusia 12 tahun.
Korban telah ditempatkan di pengungsian perempuan saat penyelidikan sedang berlangsung.
Lihat Juga :