Dihadiri Ratusan Juta Orang, Ini 10 Pertemuan Manusia Terbesar Sepanjang Sejarah

Minggu, 10 Januari 2021 - 06:35 WIB
Tema acara : Kematian politisi

Terlahir sebagai Ruhollah Khomeini, pemimpin politik dan agama kharismatik paling berpengaruh Iran ini kemudian meraih gelar Ayatollah, yang diperuntukkan bagi para ulama terkemuka Syiah. Khomeini memiliki masa lalu yang secara politis kerap bersuara lantang dan keras dalam menentang pandangan Shah yang pro Barat. Akibat sikapnya ini ia sempat ditangkap rezim Shah.

8. Pertemuan Kepausan



Jumlah orang yang hadir : 6 juta

Lokasi : Manila, Filipina

Waktu : 18 Januari 2015

Tema acara : Kunjungan keagamaan

Kunjungan kepausan ke Filipina disaksikan dan dihadiri sekitar enam juta orang yang berbondong-bondong melihat Paus Francis berbicara di Manila untuk Misa. Cuaca hujan tidak menyurutkan orang dari seluruh Filipina

menghadiri acara dengan membawa lilin untuk membantu mempromosikan pesan perdamaian dan persatuan Paus. Mereka juga harus melihat Paus Francis mengenakan ponco kuning cerah di atas jubah putih resminya.

9. Hari Pemuda Sedunia



Jumlah orang yang hadir : 5 juta

Lokasi : Manila, Filipina

Waktu : 1995

Tema acara : Kunjungan keagamaan

Hari Pemuda Sedunia (World Youth Day) memberi jutaan orang muda religius kesempatan untuk bertemu Paus. Selain menjadi salah satu pertemuan terbesar yang pernah ada, acara Hari Pemuda Sedunia 1995 di Manila, Filipinan juga merupakan pertama kalinya sebuah negara Asia menjadi tuan rumah acara besar tersebut. Paus Yohanes Paulus II pertama mulai mengadakan acara itu pada tahun 1986 di Roma, dan itu diadakan setiap tahun sejak itu. (Baca juga: Jepang Berencana Ciptakan Satelit yang Terbuat dari Kayu)

10. Pemakaman Gamal Abdel Nasser



Jumlah orang yang hadir : 5 juta

Lokasi : Kairo, Mesir

Waktu : 1970

Tema acara : Kematian politisi

Gamal Abdel Nasser adalah presiden kedua Mesir, meniti karier politik panjang yang membentang dari 1954 hingga 1970 ketika ia meninggal. Keyakinan dan metode kepemimpinannya yang kuat merupakan sumber kontroversi, terutama keputusannya berperang melawan Israel selama dua kali. Namun demikian, popularitasnya tumbuh ketika ia mempromosikan persatuan. Pemakaman Nasser yang meninggal karena serangan jantung dihadiri sekitar 5 juta orang.

Sumber: largest.org
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!