Iran Pamer Pangkalan Rudal Bawah Tanah Baru di Teluk Persia

Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:36 WIB
Ketegangan ekstra antara AS dan Iran dimulai setelah Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 dan menerapkan kembali sanksi berat terhadap negara itu.

Permusuhan terbuka hampir pecah pada Januari 2020 setelah pembunuhan jenderal top Iran; Qassim Soleimani, oleh serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad, Irak.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Jumat dalam siaran langsung televisi memuji kemampuan pertahanan negaranya. (Baca juga: Kurang Ajar, Perusuh Capitol Garuk Kemaluan di Meja Ketua DPR AS )

Dia mengklaim bahwa dengan kemampuan untuk menembak jatuh drone dan menghantam pangkalan Angkatan Udara Ain al-Assad AS di Irak—sebagai tanggapan atas kematian Soleimani—musuh negara itu harus mempertimbangkan kemampuan Iran untuk mempertahankan diri secara militer.

IRGC tahun lalu mengatakan bahwa mereka telah membangun "kota-kota rudal" bawah tanah di sepanjang garis pantai Teluk, sembari memperingatkan "mimpi buruk" bagi musuh-musuh Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!