Khamenei Larang Iran Beli Vaksin Covid-19 dari AS dan Inggris

Jum'at, 08 Januari 2021 - 23:48 WIB
“Mengingat pengalaman kami dengan suplai darah Prancis yang tercemar HIV, vaksin Prancis juga tidak dapat dipercaya,” sambungnya, merujuk pada skandal darah yang terkontaminasi di negara itu pada 1980-an dan 1990-an.

Iran diketahui telah meluncurkan uji coba pada manusia terhadap kandidat vaksin Covid-19 domestik pertamanya akhir bulan lalu, dengan mengatakan itu dapat membantu Iran mengalahkan pandemi meskipun ada sanksi AS yang memengaruhi kemampuannya untuk mengimpor vaksin.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Khamenei mengesampingkan pembicaraan apa pun mengenai program rudal Teheran dan keterlibatan Iran di Timur Tengah, seperti yang diminta oleh AS dan beberapa negara besar lainnya.( Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Hingga 2022, Erick Thohir Rapikan Data Penerima Vaksin )

"Berlawanan dengan AS, keterlibatan Iran di kawasan itu menciptakan stabilitas dan ditujukan untuk mencegah ketidakstabilan, keterlibatan Iran di kawasan itu pasti dan akan terus berlanjut," imbuhnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!