Tersangka Pemerkosa Pramugari Cantik Christine Dacera Mengaku Gay

Kamis, 07 Januari 2021 - 00:00 WIB
“Bagi saya, saya tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan seorang perempuan. Saya tidak pernah terangsang oleh seorang perempuan. Selalu seorang pria. Banyak yang bisa bersaksi untuk itu," paparnya.

Dacera, asal General Santos City, dilarikan ke rumah sakit oleh tiga temannya yang menemukannya tidak sadarkan diri di bak kamar mandi pada pagi hari tanggal 1 Januari 2021.

Mereka telah melakukan CPR tetapi korban tidak merespons dan dinyatakan meninggal saat tiba di Rumah Sakit Makati.

Menurut keterangan polisi, ditemukan “laserasi dan sperma” di alat kelamin korban dan tubuhnya dipenuhi goresan dan memar.

Autopsi menunjukkan kematian Dacera disebabkan oleh aneurisma aorta yang pecah.

Kepala Polisi Makati, Kolonel Harold Depositar, mengatakan kepada Philippine Daily Inquirer bahwa aneurisma mematikan mungkin disebabkan oleh aktivitas yang sangat berat dan tingkat toksisitas alkohol yang tinggi.

Yang pasti, kata dia, ada tekanan yang ditimpakan pada tubuhnya karena kami menemukan luka memar di kaki dan lututnya, serta ada lecet di pahanya.

Dia menambahkan bahwa air mani telah ditemukan di banyak tempat di kamar hotel.

Tetapi keluarga Dacera mendorong autopsi kedua setelah mengeklaim autopsi yang pertama tidak lengkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!