Perusahaan Akui Hasil Kemanjuran Vaksin COVID-19 China Beda-beda
Minggu, 03 Januari 2021 - 00:00 WIB
“Oleh karena itu, ada perbedaan antara data multi-negara komprehensif yang kami tinjau dan data tingkat perlindungan yang sebelumnya dievaluasi oleh UEA dan Bahrain,” lanjut Yang.
"Tapi kedua hasil ini nyata dan valid," kata Yang, tanpa memberikan rincian lebih lanjut untuk data tersebut.
Menurut Yang, CNBG tidak berpartisipasi dalam analisis atau peninjauan data uji klinis yang dirilis oleh regulator di negara tempat vaksinnya sedang diujicobakan. (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )
Vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh unit CNBG; Beijing Biological Products Institute, bersama dengan kandidat vaksin lain dari unit CNBG yang berbasis di Wuhan, sedang diuji dalam uji klinis Fase III di luar China.
Yang menambahkan pengujian untuk kandidat vaksin, CNBG telah merekrut lebih dari 60.000 peserta berusia antara 18-60 tahun.
"Tapi kedua hasil ini nyata dan valid," kata Yang, tanpa memberikan rincian lebih lanjut untuk data tersebut.
Menurut Yang, CNBG tidak berpartisipasi dalam analisis atau peninjauan data uji klinis yang dirilis oleh regulator di negara tempat vaksinnya sedang diujicobakan. (Baca juga: Video Parodi Indonesia Raya yang Hina Indonesia Ternyata Dibuat WNI )
Vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh unit CNBG; Beijing Biological Products Institute, bersama dengan kandidat vaksin lain dari unit CNBG yang berbasis di Wuhan, sedang diuji dalam uji klinis Fase III di luar China.
Yang menambahkan pengujian untuk kandidat vaksin, CNBG telah merekrut lebih dari 60.000 peserta berusia antara 18-60 tahun.
(min)
Lihat Juga :