Netanyahu: Normalisasi Negara Arab-Israel Wujudkan Nubuat Alkitab
Senin, 28 Desember 2020 - 09:00 WIB
"Ini adalah perubahan baru dan revolusioner," imbuh dia. "Ini akan membuat kehidupan yang lebih baik, tempat yang lebih baik bagi semua orang di Timur Tengah. Ini akan membuat dunia menjadi lebih baik."
"Semakin banyak negara Arab yang memikirkan kembali sikap permusuhan tradisional terhadap Israel dan mencari rekonsiliasi dengan negara Yahudi," paparnya. (Baca juga: Heboh Video Menghina Lagu Indonesia Raya, Ini Respons Malaysia )
Perdana Menteri Israel itu menegaskan kembali bahwa negara-negara yang sudah menormalisasi hubungan tersebut berhenti menganggap Israel sebagai musuh mereka. "Alih-alih menganggap Israel sebagai musuh mereka, mereka semakin menganggap kami sebagai teman, sekutu, sekutu penting, dan mitra penting," tegasnya.
Pada bulan September, Israel menandatangani dua perjanjian normalisasi dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain di Gedung Putih. Pada bulan Oktober, Sudan setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Bulan ini, Maroko menandatangani perjanjian hubungan dengan Israel.
"Semakin banyak negara Arab yang memikirkan kembali sikap permusuhan tradisional terhadap Israel dan mencari rekonsiliasi dengan negara Yahudi," paparnya. (Baca juga: Heboh Video Menghina Lagu Indonesia Raya, Ini Respons Malaysia )
Perdana Menteri Israel itu menegaskan kembali bahwa negara-negara yang sudah menormalisasi hubungan tersebut berhenti menganggap Israel sebagai musuh mereka. "Alih-alih menganggap Israel sebagai musuh mereka, mereka semakin menganggap kami sebagai teman, sekutu, sekutu penting, dan mitra penting," tegasnya.
Pada bulan September, Israel menandatangani dua perjanjian normalisasi dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain di Gedung Putih. Pada bulan Oktober, Sudan setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Bulan ini, Maroko menandatangani perjanjian hubungan dengan Israel.
(min)
Lihat Juga :