Lagi, Polisi AS Tembak Mati Pria Kulit Hitam Tak Bersenjata
Jum'at, 25 Desember 2020 - 16:31 WIB
"Pelanggaran ini membuat orang yang tidak bersalah kehilangan nyawanya."
Menurut pemberitaan media lokal, Coy sebelumnya pernah menerima aduan pemaksaan yang berlebihan. Setelah mengumbar tembakan, Coy dan rekannya menunggu beberapa menit sebelum mendekati Hill yang masih hidup, tetapi kemudian korban meninggal.
Hill—orang Afrika-Amerika kedua yang dibunuh oleh polisi di Columbus dalam waktu kurang dari tiga minggu—tidak membawa senjata.
Sebelumnya, Casey Goodson Jr, 23, ditembak beberapa kali pada 4 Desember saat kembali ke rumah. Keluarganya mengatakan dia memegang sandwich yang oleh penegak hukum dikira pistol.
Beberapa lusin pengunjuk rasa berkumpul kemarin, melambaikan plakat-plakat bertuliskan "Black Lives Matter" dan menyerukan keadilan bagi orang-orang yang tewas dalam penembakan polisi. (Baca juga: Bocor, Foto-foto Pribadi Selir Raja Thailand Menyebar ke Media Inggris )
Pembunuhan di Columbus terjadi setelah musim panas di mana AS diguncang oleh protes bersejarah terhadap ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi, yang dipicu oleh pembunuhan terhadap pria Afrika-Amerika George Floyd pada Mei.
Menurut pemberitaan media lokal, Coy sebelumnya pernah menerima aduan pemaksaan yang berlebihan. Setelah mengumbar tembakan, Coy dan rekannya menunggu beberapa menit sebelum mendekati Hill yang masih hidup, tetapi kemudian korban meninggal.
Hill—orang Afrika-Amerika kedua yang dibunuh oleh polisi di Columbus dalam waktu kurang dari tiga minggu—tidak membawa senjata.
Sebelumnya, Casey Goodson Jr, 23, ditembak beberapa kali pada 4 Desember saat kembali ke rumah. Keluarganya mengatakan dia memegang sandwich yang oleh penegak hukum dikira pistol.
Beberapa lusin pengunjuk rasa berkumpul kemarin, melambaikan plakat-plakat bertuliskan "Black Lives Matter" dan menyerukan keadilan bagi orang-orang yang tewas dalam penembakan polisi. (Baca juga: Bocor, Foto-foto Pribadi Selir Raja Thailand Menyebar ke Media Inggris )
Pembunuhan di Columbus terjadi setelah musim panas di mana AS diguncang oleh protes bersejarah terhadap ketidakadilan rasial dan kebrutalan polisi, yang dipicu oleh pembunuhan terhadap pria Afrika-Amerika George Floyd pada Mei.
Lihat Juga :