Aktivis Cantik dan Pemberani Afghanistan Ditembak Mati

Jum'at, 25 Desember 2020 - 10:12 WIB
“Situasi keamanan memburuk dari hari ke hari,” kata Ahmad Jawed, pegawai pemerintah di Kabul.

“Saat kami meninggalkan rumah di pagi hari, kami tidak yakin akan kembali ke rumah hidup-hidup pada malam hari.”

Jurnalis, politisi, dan aktivis hak asasi manusia semakin menjadi sasaran karena kekerasan meningkat di Afghanistan, meskipun ada pembicaraan damai antara pemerintah dan Taliban.

Pada hari Rabu, Mohammad Yousuf Rasheed, yang memimpin organisasi pemantau pemilu independen, disergap dan ditembak di kawasan lalu lintas pada jam sibuk pagi hari di Kabul bersama dengan sopirnya.

Pembunuhannya terjadi sehari setelah lima orang—termasuk dua dokter yang bekerja di sebuah penjara di pinggiran Kabul—terbunuh oleh bom mobil.

Seorang jurnalis Afghanistan terkemuka juga ditembak minggu ini saat dalam perjalanan ke sebuah masjid di kota Ghazni di timur.

Rahmatullah Nekzad adalah jurnalis keempat yang terbunuh di Afghanistan dalam dua bulan terakhir, dan pekerja media ketujuh tahun ini. Data ini menurut Komite Keamanan Jurnalis Afghanistan yang berbasis di Kabul.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!