China Usir Kapal Perang AS dari Pulau Sengketa di Laut China Selatan

Rabu, 23 Desember 2020 - 12:13 WIB
"(USS John S.) McCain tidak membutuhkan izin untuk pindah atau memberikan peringatan, untuk menunjukkan bahwa jalur yang tidak salah mungkin tidak tunduk pada pembatasan tersebut," kata juru bicara armada tersebut, Letnan Joe Keiley, seperti dikutip Russia Today, Rabu (23/12/2020). (Baca juga: AS Beri Indonesia Miliaran Dollar Jika Normalisasi dengan Israel )

"Semua interaksi dengan pasukan militer asing konsisten dengan norma-norma internasional dan tidak memengaruhi operasi," ujarnya.

Bulan lalu, kapal USS John S. McCain melakukan usaha serupa ke perairan Rusia di lepas pantai Vladivostok, juga dengan dalih operasi "kebebasan navigasi" atau FONOP. Kapal perusak kelas Arleigh Burke itu mundur setelah diperingatkan oleh kapal perusak kelas Udaloy Rusia, Admiral Vinogradov, tentang potensi ditabrak yang akhirnya memaksa kapal Amerika keluar dari wilayah perairan tersebut.

USS John S. McCain pernah ditabrak oleh sebuah kapal kargo di lepas pantai Singapura pada Agustus 2017. Sepuluh tentara tewas dalam insiden itu, yang oleh Angkatan Laut AS disalahkan atas masalah peralatan dan kurangnya pelatihan. Kapal yang ditabrak itu baru saja kembali dari FONOP di Laut Cina Selatan.

Ditugaskan pada tahun 1994, nama kapal USS John S. McCain diambil dari nama Senator AS John Sidney McCain III dan ayah serta kakeknya, yang keduanya laksamana Angkatan Laut Amerika.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!