Ditangkap Polisi saat Telanjang, Wanita Ini Dapat Kompensasi Rp34,1 Miliar

Selasa, 22 Desember 2020 - 11:00 WIB
O’Neal memberi tahu tiga deputi yang merespons laporan tersebut bahwa dia tidak bertindak untuk melukai dirinya sendiri. Dia saat itu telanjang karena bersiap untuk mandi. Namun, para petugas yang menggunakan kunci memasuki apartemennya dan melemparkannya ke tempat tidur sebelum menangkapnya.

O’Neal masih telanjang ketika dia dibawa ke penjara, di mana dia ditempatkan di kursi penahan selama beberapa jam. Para deputi sheriff juga dua kali menggunakan taser terhadap wanita itu meskipun lengan dan kakinya diikat pada saat itu dan dipaksa untuk memakai masker ludah.

"Ini adalah kasus yang keterlaluan," kata pengacara O'Neal, David Lane, kepada Denver Post. (Baca: Potret Wuhan: Dulu Pusat Wabah COVID-19, Kini Pusat Pesta )

“Aparat penegak hukum yang percaya mereka di atas hukum dihajar habis-habisan oleh juri (hakim). Dan sayangnya, ini menghabiskan banyak uang bagi pembayar pajak di Fremont County. Tapi saya berharap ini menginspirasi warga untuk menuntut akuntabilitas dari penegak hukum—jika tidak, itu akan keluar dari kantong mereka."

Juri pengadilan setempat awalnya mengabulkan gugatan kompensasi untuk O’Neal sebesar USD3,6 juta pada tahun lalu. Tetapi jumlah tersebut kemudian dikurangi oleh hakim federal menjadi sekitar USD2,1 juta. Kantor Sheriff Fremont County mengajukan banding atas putusan pengadilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!