Rouhani PeDe Biden Bakal Kembalikan AS ke JCPOA dan Cabut Sanksi Iran
Jum'at, 18 Desember 2020 - 14:27 WIB
Keputusan ini merupakan salah satu dari banyak keputusan pemerintahan Trump yang meningkatkan ketegangan dengan negara Timur Tengah itu. Ketegangan antara Iran dan AS mencapai titik tertinggi sepanjang masa setelah pembunuhan terhadap pemimpin militer senior Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani pada 3 Januari lalu.(Baca juga: Putri Soleimani: Donald Trump Monster, Bukan Ayah Saya )
Adapun Biden, presiden terpilih sebelumnya mengindikasikan bahwa ia akan memulai kembali pembicaraan dengan Iran. Mantan Wakil Presiden Barack Obama itu mencatat bahwa langkah pertamanya dalam meredakan ketegangan dengan negara itu akan bergabung kembali dengan perjanjian. Namun, tidak jelas seberapa cepat masalah ini akan ditangani dalam pemerintahannya.(Baca juga: Biden Disarankan Pertahankan Sejumlah Kebijakan Luar Negeri Trump )
Para pejabat Iran telah menyatakan bahwa negaranya akan bersedia untuk kembali ke JCPOA dengan syarat bahwa ada konsesi yang serius, dan AS akan memberikan kompensasi kepada Iran dengan cara tertentu atas kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh sanksi tersebut.
Rouhani, baru-baru ini, menyatakan bahwa meskipun dia tidak tertarik dengan kemenangan Biden, namun dia merasa senang bahwa "teroris Trump" akan segera meninggalkan Gedung Putih.(Baca juga: Trump Dipastikan Keluar dari Gedung Putih, Rouhani Semringah )
Adapun Biden, presiden terpilih sebelumnya mengindikasikan bahwa ia akan memulai kembali pembicaraan dengan Iran. Mantan Wakil Presiden Barack Obama itu mencatat bahwa langkah pertamanya dalam meredakan ketegangan dengan negara itu akan bergabung kembali dengan perjanjian. Namun, tidak jelas seberapa cepat masalah ini akan ditangani dalam pemerintahannya.(Baca juga: Biden Disarankan Pertahankan Sejumlah Kebijakan Luar Negeri Trump )
Para pejabat Iran telah menyatakan bahwa negaranya akan bersedia untuk kembali ke JCPOA dengan syarat bahwa ada konsesi yang serius, dan AS akan memberikan kompensasi kepada Iran dengan cara tertentu atas kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh sanksi tersebut.
Rouhani, baru-baru ini, menyatakan bahwa meskipun dia tidak tertarik dengan kemenangan Biden, namun dia merasa senang bahwa "teroris Trump" akan segera meninggalkan Gedung Putih.(Baca juga: Trump Dipastikan Keluar dari Gedung Putih, Rouhani Semringah )
(ber)
Lihat Juga :