Afghanistan Umumkan Operasi Ofensif Terhadap Taliban

Rabu, 13 Mei 2020 - 16:54 WIB
"Alasan untuk mengejar perdamaian adalah untuk mengakhiri kekerasan yang tidak masuk akal ini. Ini bukan perdamaian, juga bukan permulaannya," tulisnya.

Taliban sendiri membantah bertanggung jawab atas serangan terhadap rumah sakit dan serangan kedua pada prosesi pemakaman yang berlangsung di provinsi Nangarhar.

Namun, menurut PBB dalam minggu-minggu setelah penandatanganan perjanjian, Taliban meningkatkan serangannya terhadap tentara dan polisi Afghanistan dan jumlah kematian warga sipil yang dikaitkan dengan kelompok itu juga meningkat. (Baca: Pasca Teken Kesepakatan dengan AS, Serangan Taliban Semakin Menggila )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!