Sadisnya Teroris Serang RS Kabul, 2 Bayi Baru Lahir Ikut Dibantai

Rabu, 13 Mei 2020 - 11:48 WIB
Tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Kabul, di mana Taliban dan ISIS sering menyerang militer Afghanistan dan pasukan keamanan, serta warga sipil. Taliban menyangkal mereka terlibat dalam serangan di rumah sakit bersalin.

Tetangga Afghanistan, yakni Pakistan, mengutuk kerasa serangan di Kabul dengan menyebutnya sebagai "serangan teroris yang tidak manusiawi dan pengecut."

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael Pompeo ikut mengutuk serangan di rumah sakit bersalin dan upacara pemakaman di Afghanistan. Dia menyerukan pemerintah Afghanistan dan Taliban bekerja sama untuk mencari keadilan bagi para korban.

"Amerika Serikat mengutuk dalam istilah terkuat dua serangan teroris yang mengerikan di Afghanistan hari ini (Selasa)," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, yang diunggah di Twitter, Rabu (13/5/2020).

"Orang-orang Afghanistan berhak mendapatkan masa depan yang bebas dari tindakan jahat yang mengerikan ini dan harus bersama-sama membangun sebuah front persatuan melawan ancaman terorisme," lanjut Pompeo, yang dilansir Fox News.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!