Terbongkar, Penjaga Pantai Yunani Tinggalkan Para Migran Mati di Laut

Jum'at, 11 Desember 2020 - 21:14 WIB
Beberapa bulan terakhir telah terlihat banyak laporan tentang pasukan Yunani yang secara ilegal mendorong kembali kapal-kapal pencari suaka, sehingga membahayakan para penumpang dalam proses tersebut.

Turki telah menjadi titik transit utama bagi para pencari suaka yang ingin menyeberang ke Eropa untuk memulai hidup baru. Kebanyakan para migran itu melarikan diri dari perang dan penganiayaan.

Awal tahun ini, Turki membuka pintunya bagi para migran gelap. Turki menuduh Uni Eropa (UE) gagal memenuhi janjinya berdasarkan kesepakatan migran 2016.

Turki menampung hampir 4 juta warga Suriah, lebih banyak dari negara lain mana pun di dunia.

Turki kemudian membangun zona penyangga di perbatasan Suriah untuk lokasi relokasi para pengungsi dari Suriah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!