Dituduh Ingin Mengudeta MBS, Eks Putra Mahkota Arab Saudi Dalam Bahaya

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:46 WIB
"Klien kami memiliki akses terbatas ke keluarga atau pengacaranya dan telah dicegah untuk menemui dokter pribadi yang telah bertanggung jawab atas perawatannya selama bertahun-tahun," kata tim pengacara MBN.(Baca juga: China Nyalakan 'Matahari Buatan', 10 Kali Lebih Panas dari Matahari Asli )

“Komunikasi yang dinikmati klien kami tidak diragukan lagi dipantau. Baik klien dan keluarga klien kami mengkhawatirkan keselamatannya, dan tidak diketahui apakah nyawa klien dan keluarga klien kami dalam bahaya," lanjut tim pengacara.

Kampanye media sosial lainnya telah muncul di Twitter di mana sang pangeran terkait dengan plot "deep state" dengan Biden untuk menghancurkan Arab Saudi.

Hasil penelitian yang dilihat oleh Guardian menunjukkan bahwa 40 persen dari tweet yang menargetkan MBN, yang menggunakan tanda pagar (tagar) #HillaryEmails, menunjukkan perilaku seperti bot.

Klaim tersebut, yang pertama kali muncul di akun Twitter berbahasa Arab, pada satu titik menjadi tagar Twitter paling tren di Arab Saudi, dengan lebih dari 170.000 tweet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!