Indonesia Gerak Cepat Ingin Borong 48 Jet Tempur Rafale Prancis
Jum'at, 04 Desember 2020 - 06:26 WIB
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengonfirmasi negosiasi tersebut. Dia mengatakan negosiasi dengan Indonesia untuk pembelian 48 jet tempur Rafale "good progress".
"Jika pesanan ini berhasil...itu berarti 7.000 pekerjaan selama 18 bulan. Itu sangat besar," kata Parly kepada BFM TV, yang dikutip Reuters, Jumat (4/12/2020).
(Baca juga : Ketika Marquez Gelisah Menunggu Kesembuhan )
Parly juga mengatakan Prancis sedang berbicara dengan Yunani, Finlandia dan Swiss juga tentang pembelian jet tempur Rafale.
Indonesia sebelumnya sedang dalam proses pembelian beberapa jet tempur Su-35 Rusia, namun pembelian ini membuat Indonesia terancam sanksi Amerika Serikat (AS) melalui undang-undangnya;Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). (Baca juga: Kisah Jet Hawk Indonesia Kejar Jet Tempur Australia saat Krisis Timor Leste )
"Jika pesanan ini berhasil...itu berarti 7.000 pekerjaan selama 18 bulan. Itu sangat besar," kata Parly kepada BFM TV, yang dikutip Reuters, Jumat (4/12/2020).
(Baca juga : Ketika Marquez Gelisah Menunggu Kesembuhan )
Parly juga mengatakan Prancis sedang berbicara dengan Yunani, Finlandia dan Swiss juga tentang pembelian jet tempur Rafale.
Indonesia sebelumnya sedang dalam proses pembelian beberapa jet tempur Su-35 Rusia, namun pembelian ini membuat Indonesia terancam sanksi Amerika Serikat (AS) melalui undang-undangnya;Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA). (Baca juga: Kisah Jet Hawk Indonesia Kejar Jet Tempur Australia saat Krisis Timor Leste )
Lihat Juga :