AS Kerahkan Pembom B-52 ke Timur Tengah
Minggu, 22 November 2020 - 14:36 WIB
Misi ini bertepatan dengan kehadiran Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Sabtu di babak baru negosiasi perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afghanistan, yang diadakan di Qatar.
Selama kampanye kepresidenan 2016, Trump membuat janji untuk mengakhiri "perang tanpa akhir" yang diperjuangkan oleh aset AS di luar negeri. Ia berjanji untuk menarik setidaknya sebagian dari pasukan AS yang ditempatkan di Irak dan Afghanistan.
Trump mencapai kesepakatan dengan Taliban pada Februari lalu dan segera setelah itu AS memulai penarikan pasukan dari wilayah tersebut.(Baca juga: TalibanSambut Baik Pengurangan Pasukan AS di Afghanistan )
Saat ini jumlah personel militer AS sekitar 3.000 di Irak dan 4.500 di Afghanistan. Menurut pernyataan Pentagon, terakhir kali pembom B-52 'Stratofortress' berada di Timur Tengah adalah pada awal 2020.
Selama kampanye kepresidenan 2016, Trump membuat janji untuk mengakhiri "perang tanpa akhir" yang diperjuangkan oleh aset AS di luar negeri. Ia berjanji untuk menarik setidaknya sebagian dari pasukan AS yang ditempatkan di Irak dan Afghanistan.
Trump mencapai kesepakatan dengan Taliban pada Februari lalu dan segera setelah itu AS memulai penarikan pasukan dari wilayah tersebut.(Baca juga: TalibanSambut Baik Pengurangan Pasukan AS di Afghanistan )
Saat ini jumlah personel militer AS sekitar 3.000 di Irak dan 4.500 di Afghanistan. Menurut pernyataan Pentagon, terakhir kali pembom B-52 'Stratofortress' berada di Timur Tengah adalah pada awal 2020.
(ber)
Lihat Juga :