Ada Aktivitas di Pabrik Rahasia, Korut Dicurigai Bikin Senjata Nuklir Baru

Sabtu, 21 November 2020 - 01:00 WIB
Grossi mengatakan bahwa mengidentifikasi Kangson sebagai situs nuklir penting jika Korea Utara memutuskan untuk mengizinkan pengawas IAEA kembali ke negara itu.

"Bagi saya ini penting karena, ketika kita kembali ke DPRK—dan saya harap ini benar-benar terjadi—kita akan memiliki fasilitas dan tempat yang lebih luas di depan kita untuk dikunjungi," ujarnya yang menggunakan singkatan nama resmi Korut; Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).

“Jadi, ada baiknya kita mulai merasakan apa yang bisa terjadi di berbagai bagian negara.”

Grossi juga menegaskan bahwa citra satelit terbaru membantu IAEA melacak situs tersebut. "Itu semua," katanya.

“Ini lebih banyak informasi tetapi mungkin juga lebih banyak pengawas, lebih banyak peralatan dan itu membutuhkan waktu," paparnya.

"Dan kami berada pada saat pembatasan anggaran yang sangat besar sehingga pada dasarnya kami mengandalkan kontribusi sukarela dari beberapa negara yang bersedia membantu kami meningkatkan operasi kami," imbuh dia.

“Karena jika terjadi sesuatu maka kita akan diminta untuk segera berada di sana dan jika kita tidak siap akan sangat buruk.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!