Pompeo Sarankan Biden Tidak Bergabung Kembali AS ke Kesepakatan Nuklir Iran

Kamis, 19 November 2020 - 19:34 WIB
"Proksi dan mitra teroris rezim meminta uang tunai, dan telah dipaksa untuk mengambil langkah-langkah penghematan, bahkan mencegah beberapa pejuang teroris," katanya dalam referensi tidak langsung ke Hizbullah dan milisi Iran lainnya di Irak, Yaman, dan Suriah.

Sebelumnya, AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atas dugaan pelanggaran HAM. Sanksi baru ini menargetkan Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi dijatuhi sanksi dan Bonyad Mostazafan, organisasi yang dipimpin oleh Pemimpin Tertinggi spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Alavi dituduh menggunakan portofolio kementeriannya untuk menindak para pengunjuk rasa selama protes berdarah pada November 2019. Sedangkan Bonyad Mostazafan dijadikan kedok oleh Khamenei untuk memberi "penghargaan" kepada sekutu-sekutunya.

Pompeo mengatakan bahwa sanksi ini bukanlah sanksi terakhir pemerintahan Donald Trump terhadap Iran. Dia menyebut akan ada sanksi baru dalam beberapa pekan ke depan. ( Baca juga: Dibalik Ribut Trump-Biden, Emak-emak di AS Ternyata Cuek Pilih Borong Perhiasan dari RI )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!