Palestina Pulihkan Hubungan dengan Israel
Rabu, 18 November 2020 - 09:29 WIB
Sumber Palestina mengatakan kerja sama dengan Israel akan segera dilanjutkan. Seorang pejabat Israel mengatakan kami sangat dekat untuk memperbarui koordinasi, mengutip pertukaran pesan antara menteri pertahanan Israel dan otoritas Palestina.
"Satu hal yang pasti membantu Palestina (mencapai keputusan mereka) adalah pemilihan (Joe) Biden (sebagai presiden AS), yang memberi mereka alasan untuk turun dari pohon," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonimitas.
Pada Februari lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa negaranya akan memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, termasuk yang berkaitan dengan keamanan. Keputusan itu diambil setelah Otoritas Palestina menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump.(Baca juga: Palestina Putuskan Semua Hubungan dengan Israel dan AS )
Pasukan keamanan Israel dan Otoritas Palestina telah lama bekerja sama dalam mengawasi wilayah Tepi Barat yang diduduki yang berada di bawah kendali Palestina. Otoritas Palestina juga memiliki perjanjian kerja sama intelijen dengan CIA AS, yang berlanjut bahkan setelah Palestina mulai memboikot upaya perdamaian pemerintahan Trump pada 2017.
"Satu hal yang pasti membantu Palestina (mencapai keputusan mereka) adalah pemilihan (Joe) Biden (sebagai presiden AS), yang memberi mereka alasan untuk turun dari pohon," kata pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonimitas.
Pada Februari lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa negaranya akan memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, termasuk yang berkaitan dengan keamanan. Keputusan itu diambil setelah Otoritas Palestina menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump.(Baca juga: Palestina Putuskan Semua Hubungan dengan Israel dan AS )
Pasukan keamanan Israel dan Otoritas Palestina telah lama bekerja sama dalam mengawasi wilayah Tepi Barat yang diduduki yang berada di bawah kendali Palestina. Otoritas Palestina juga memiliki perjanjian kerja sama intelijen dengan CIA AS, yang berlanjut bahkan setelah Palestina mulai memboikot upaya perdamaian pemerintahan Trump pada 2017.
(ber)
Lihat Juga :