Ini Dalih Kamboja Kembali Hancurkan Fasilitas Militer Buatan AS
Jum'at, 13 November 2020 - 10:18 WIB
Para tentara Angkatan Laut Kamboja siaga di Pangkalan Angkatan Laut Ream. Foto/REUTERS/Samrang Pring
PHNOM PENH - Kamboja telah memicu kemarahan Amerika Serikat (AS) setelah menghancurkan fasilitas militer kedua buatan AS di Pangkalan Angkatan Laut Ream. Menteri Pertahanan Kamboja Jenderal Tea Banh membela langkah tersebut.
Pembongkaran fasilitas itu terjadi hampir sebulan setelah penghancuran Markas Taktis Komite Nasional Keamanan Maritim (NCMS) yang didanai AS pada bulan September.
Banh mengatakan fasilitas pemeliharaan kapal berada di wilayah kedaulatan Kamboja dan menggambarkan masalah itu sebagai masalah sepele yang dibesar-besarkan. (Baca: Kamboja Hancurkan Fasilitas Militer Buatan AS, Bantah Akan Digunakan China )
The Khmer Times melaporkan bahwa lembaga think tank AS, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada hari Senin menerbitkan gambar satelit baru-baru ini yang menunjukkan pembongkaran fasilitas militer kedua.
Pembongkaran fasilitas itu terjadi hampir sebulan setelah penghancuran Markas Taktis Komite Nasional Keamanan Maritim (NCMS) yang didanai AS pada bulan September.
Banh mengatakan fasilitas pemeliharaan kapal berada di wilayah kedaulatan Kamboja dan menggambarkan masalah itu sebagai masalah sepele yang dibesar-besarkan. (Baca: Kamboja Hancurkan Fasilitas Militer Buatan AS, Bantah Akan Digunakan China )
The Khmer Times melaporkan bahwa lembaga think tank AS, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) pada hari Senin menerbitkan gambar satelit baru-baru ini yang menunjukkan pembongkaran fasilitas militer kedua.
Lihat Juga :