Wabah Paksa Rusia Gelar Peringatan Hari Kemenangan Lebih Sederhana
Sabtu, 09 Mei 2020 - 18:01 WIB
Putin menganggap perayaan Hari Kemenangan sebagai sesuatu yang suci bagi rakyat Rusia tapi acara publik yang besar terlalu berisiko selama pandemi. Hingga Jumat (8/5), Rusia melaporkan 187.859 kasus corona dan 1.723 orang meninggal dunia.
Dalam perayaan yang lebih sederhana, Putin akan meletakkan karangan bunga di bekas medan perang Eternal Flame, di luar dinding Kremlin dan memberikan pidato.
“Kembang api akan dinyalakan di penjuru Rusia saat sebagian besar negara itu masih lockdown,” ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia.
Angkatan udara Rusia akan terbang di atas lebih dari 47 kota, serta di pangkalan militer di Suriah, dengan iringan sejumlah jet dan helikopter, termasuk jet tempur siluman Sukhoi Su-57 yang menjadi pesawat tercanggih Rusia.
Prosesi publik mengenang partisipasi Soviet dalam perang itu biasanya digelar pada 9 Mei. Namun kini acara digelar online dengan sejumlah orang mengunggah foto anggota keluarga dan menceritakan kisah perang mereka.
Dalam perayaan yang lebih sederhana, Putin akan meletakkan karangan bunga di bekas medan perang Eternal Flame, di luar dinding Kremlin dan memberikan pidato.
“Kembang api akan dinyalakan di penjuru Rusia saat sebagian besar negara itu masih lockdown,” ungkap pernyataan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia.
Angkatan udara Rusia akan terbang di atas lebih dari 47 kota, serta di pangkalan militer di Suriah, dengan iringan sejumlah jet dan helikopter, termasuk jet tempur siluman Sukhoi Su-57 yang menjadi pesawat tercanggih Rusia.
Prosesi publik mengenang partisipasi Soviet dalam perang itu biasanya digelar pada 9 Mei. Namun kini acara digelar online dengan sejumlah orang mengunggah foto anggota keluarga dan menceritakan kisah perang mereka.
Lihat Juga :