Polemik Kartun Nabi Muhammad, Menlu Prancis Sebut Negaranya Menghormati Islam

Senin, 09 November 2020 - 12:29 WIB
"Pesan kedua adalah bahwa kita dihadapkan pada ancaman terorisme, fanatisme, di tanah kita tetapi juga di tempat lain, dan pertempuran ini adalah pertempuran bersama."

Le Drian mengatakan dia memiliki pertukaran pandangan yang panjang, yang ditandai "kejujuran yang besar" dengan Sheikh Ahmed al-Tayeb, Imam Besar Al Azhar Al Sharif. (Baca: Putra Mahkota Abu Dhabi Telepon Macron: Kekerasan Tak Wakili Ajaran Nabi Muhammad )

"Saya mencatat banyak poin perbedaan dalam analisis kami. Saya mengatakan kepada Imam Besar betapa kami membutuhkan suara keseimbangan, toleransi dan moderasi," kata Le Drian kepada wartawan.

Pejabat Prancis kemudian mengatakan Le Drian bermaksud mengatakan "konvergensi", bukan "divergensi".

Menurut Le Drian, satu-satunya pertempuran yang dilakukan Prancis bersama Mesir dan negara-negara lain adalah melawan ekstremisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!