Saudi Melarang Nama-nama yang Dianggap 'Anti-Syariat'
Jum'at, 06 November 2020 - 01:09 WIB
Nama-nama yang banyak dipakai seperti Muhammad Saleh dan Muhammad Mustafa juga tidak diperbolehkan lagi sesuai dengan aturan baru. (Lihat Infografis: Biden: Pemenang Ditentukan Setelah Perhitungan Suara Selesai)
Sudah menjadi tradisi di beberapa negara Arab untuk memberi nama gabungan pada bayi yang baru lahir untuk mengenang dua kerabat yang lebih tua atau untuk menangkal nasib buruk. (Lihat Video: Pendukung Trump Minta Penghitungan Suara Distop)
Meski demikian, lembaga tersebut belum memberikan penjelasan resmi untuk kebijakan tersebut, meskipun kemungkinan karena penafsiran ajaran agama di kerajaan itu.
Ini bukan kali pertama Arab Saudi mengeluarkan larangan nama-nama. Pada 2014 Kementerian Dalam Negeri merilis daftar 51 nama yang dianggap melanggar tradisi sosial dan agama atau berasal dari Barat, termasuk nama-nama seperti Linda dan Sandi.
Abdul Nasser dan Binyameen (Benjamin) adalah beberapa nama Arab yang dilarang.
Sudah menjadi tradisi di beberapa negara Arab untuk memberi nama gabungan pada bayi yang baru lahir untuk mengenang dua kerabat yang lebih tua atau untuk menangkal nasib buruk. (Lihat Video: Pendukung Trump Minta Penghitungan Suara Distop)
Meski demikian, lembaga tersebut belum memberikan penjelasan resmi untuk kebijakan tersebut, meskipun kemungkinan karena penafsiran ajaran agama di kerajaan itu.
Ini bukan kali pertama Arab Saudi mengeluarkan larangan nama-nama. Pada 2014 Kementerian Dalam Negeri merilis daftar 51 nama yang dianggap melanggar tradisi sosial dan agama atau berasal dari Barat, termasuk nama-nama seperti Linda dan Sandi.
Abdul Nasser dan Binyameen (Benjamin) adalah beberapa nama Arab yang dilarang.
(sya)
Lihat Juga :