Kanada Siap Evakuasi Warganya Jika Pemilu AS Berujung Rusuh

Rabu, 04 November 2020 - 17:23 WIB
"Ini adalah kenyataan bagi Kanada bahwa setiap pemerintah Kanada perlu menjadi spesialis dalam bekerja dengan AS dan itu pasti diterapkan pada pemerintah kami,” ucap Freeland. ( Baca juga: Coblosan Pilpres AS, Walikota Albuquerque Kenakan Jaket Band Heavy Metal )

"Adalah hal yang mutlak bagi pemerintah untuk bertanggung jawab, untuk selalu ada bagi warga Kanada yang ada di luar negeri dan kami akan selalu ada untuk mereka," sambungnya.

Sementara itu, saat malam mulai tiba pada Hari Pemilihan, tempat pemungutan suara (TPS) telah ditutup serta penghitungan suara dimulai, protes menentang Presiden Donald Trump mulai meluas di jalanan Washington DC.

Suasana Washington pun semakin mencekam dengan klaim kemenangan pemilu oleh Trump. Ratusan orang berbaris melewati beberapa kompleks gedung Capitol, terkadang memblokir lalu lintas dan menyalakan kembang api. Beberapa orang meneriakkan, "Jika kita tidak mendapatkan keadilan, mereka tidak akan mendapatkan kedamaian!"

Demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, tetapi ada laporan tentang bentrok kecil dan konfrontasi di luar Gedung Putih. Tiga orang ditangkap setelah bentrok, ungkap laporan NBC Washington. ( Baca juga: Kelompok Kanan Sebar Hoax Pilpres AS di Twitter dan Facebook )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!