Pesawat Tak Dikenal Dekati Kampanye Trump, F-16 AS Luncurkan Suar

Kamis, 29 Oktober 2020 - 08:23 WIB
"Pesawat yang melanggar tidak responsif terhadap prosedur intersepsi awal, tetapi menjalin komunikasi radio setelah pesawat NORAD meluncurkan suar. Pesawat dikawal keluar dari area terlarang oleh pesawat NORAD tanpa insiden lebih lanjut," lanjut NORAD, seperti dikutip Russia Today, Kamis (29/10/2020).

Sementara pertemuan singkat itu membuat militer waspada, Presiden Donald Trump percaya insiden itu disengaja. Namun, dia tidak menunjukkan kekhawatiran bahwa dia mungkin dalam bahaya sambil menduga bahwa pesawat itu mencoba untuk pamer kepada presiden.

"Lihat itu! Lihat, lihat, lihat! Mereka memberi presiden sedikit pajangan. Bagaimana tentang itu. Saya ingin tahu apakah berita palsu itu menangkapnya...mereka tidak pernah ingin menunjukkan sesuatu yang baik," kata Trump kepada kerumunan, yang disambu teriakan; "USA! USA!". (Baca juga: Sadisnya Pasukan Khusus Australia di Afghanistan: Tembak Kepala, Gorok Leher Warga )

Pembatasan Penerbangan Sementara diberlakukan oleh Federal Aviation Administration (FAA), NORAD dan Angkatan Udara. Aturan itu mewajibkan semua pesawat untuk menjauh dari wilayah udara yang ditentukan dan tetap berhubungan dengan pengawas lalu lintas udara. Kadang-kadang pilot sipil melanggar zona tertutup tanpa menyadari adanya pembatasan, namun, yang mendorong militer untuk melesatkan jet tempur untuk mengawal pesawat keluar dari area terlarang.

Trump merupakan calon presiden (capres) petahana dari Partai Republik dalam pemilihan presiden AS 3 November mendatang. Sedangkan rivalnya adalah Joe Biden, capres Partai Demokrat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!