Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS

Jum'at, 08 Mei 2020 - 11:05 WIB
Tim pers Guaido tidak menanggapi permintaan komentar.

Penasihat Guaido yang tanda tangannya diduga ada di dokumen itu, Juan Rendon, dalam sebuah wawancara telepon mengatakan bahwa dirinyalah yang melakukan negosiasi perjanjian itu dan telah menghentikan negosiasi pada bulan November. Namun kepala eksekutif Silvercorp, Jordan Goudreau, tetap melanjutkan rencana itu.

"Dia bergerak sendiri," kata Rendon.

Reuters tidak dapat memperoleh komentar dari Goudreau, yang secara terbuka menggambarkan memimpin operasi.

Dua partai oposisi utama, Keadilan Pertama dan Kehendak Rakyat - yang berafiliasi dengan Guaido - pada hari Kamis mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kekuatan demokrasi tidak mempromosikan atau membiayai gerilyawan, pecahnya kekerasan atau kelompok paramiliter. Mereka mengulangi seruan untuk pemerintahan transisi.

Logo enam partai lain, termasuk Aksi Demokratik dan Era Baru, yang memiliki perwakilan signifikan di Majelis Nasional, juga muncul di dokumen.

Pemerintah Venezuela minggu ini menangkap lebih dari selusin orang, termasuk warga Amerika Serikat (AS) yang bekerja untuk perusahaan keamanan itu, Silvercorp USA. Dua warga AS yang ditangkap itu kemudian muncul di stasiun televisi Venezuela, mengatakan mereka telah ditugaskan oleh Silvercorp untuk mengambil kendali bandara di Caracas untuk menerbangkan Maduro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!