AS Gandeng India Hadapi Ancaman China
Selasa, 27 Oktober 2020 - 16:04 WIB
Pada bulan Juni, 20 tentara India tewas dalam bentrokan dengan pasukan China di perbatasan dataran tinggi mereka, memperkuat sikap India terhadap China dan mendorong pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi untuk mencari hubungan militer yang lebih dekat dengan Amerika Serikat.(Baca juga: Bentrok dengan China di Himalaya, 20 Tentara India Tewas )
Bulan ini, India mengundang Australia untuk bergabung dalam latihan angkatan laut yang diadakannya setiap tahun dengan Amerika Serikat dan Jepang. Mereka menepis kekhawatiran China bahwa latihan itu membuat tidak stabil di wilayah tersebut.
"Fokus kami sekarang harus pada pelembagaan dan pengaturan kerja sama kami untuk memenuhi tantangan hari ini dan menegakkan prinsip-prinsip Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka di masa depan," kata Esper.
Kedua belah pihak akan menandatangani perjanjian militer yang akan memberi India akses ke satelit AS dan data peta canggih untuk akurasi yang lebih baik dari rudal dan drone.
Bulan ini, India mengundang Australia untuk bergabung dalam latihan angkatan laut yang diadakannya setiap tahun dengan Amerika Serikat dan Jepang. Mereka menepis kekhawatiran China bahwa latihan itu membuat tidak stabil di wilayah tersebut.
"Fokus kami sekarang harus pada pelembagaan dan pengaturan kerja sama kami untuk memenuhi tantangan hari ini dan menegakkan prinsip-prinsip Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka di masa depan," kata Esper.
Kedua belah pihak akan menandatangani perjanjian militer yang akan memberi India akses ke satelit AS dan data peta canggih untuk akurasi yang lebih baik dari rudal dan drone.
(ber)
Lihat Juga :