Dewan Cendekiawan Senior Saudi: Menghina Nabi Muhammad Hanya Melayani Ekstremis
Senin, 26 Oktober 2020 - 07:14 WIB
Paty, 47, diserang dan dibunuh oleh seorang remaja Chechnya berusia 18 tahun dalam perjalanan pulang dari sekolah menengah pertama tempat dia mengajar di Conflans-Sainte-Honorine, dekat Paris.
Dia telah menunjukkan kepada murid-muridnya kartun Nabi Muhammad, yang membuat marah seorang ayah siswa yang memimpin kampanye online melawan guru tersebut. Ayah siswa itu berhubungan dengan pelaku pembunuhan menjelang serangan terhadap Paty.
Pembunuh guru, Abdullakh Anzorov, telah mem-posting gambar tubuh guru yang dipenggal di Twitter sebelum akhirnya dia ditembak mati oleh polisi.
"Teroris ini tidak berbicara untuk agama Nabi Muhammad, sama seperti teroris di Selandia Baru yang membunuh Muslim di masjid berbicara untuk agama Yesus," kata al-Tayeb dalam pidatonya.
Polisi Prancis telah menangkap 16 orang, termasuk seorang "radikal Islam" dan empat anggota keluarga Anzorov.
Dia telah menunjukkan kepada murid-muridnya kartun Nabi Muhammad, yang membuat marah seorang ayah siswa yang memimpin kampanye online melawan guru tersebut. Ayah siswa itu berhubungan dengan pelaku pembunuhan menjelang serangan terhadap Paty.
Pembunuh guru, Abdullakh Anzorov, telah mem-posting gambar tubuh guru yang dipenggal di Twitter sebelum akhirnya dia ditembak mati oleh polisi.
"Teroris ini tidak berbicara untuk agama Nabi Muhammad, sama seperti teroris di Selandia Baru yang membunuh Muslim di masjid berbicara untuk agama Yesus," kata al-Tayeb dalam pidatonya.
Polisi Prancis telah menangkap 16 orang, termasuk seorang "radikal Islam" dan empat anggota keluarga Anzorov.
(min)
Lihat Juga :