Kelompok Bersenjata Serbu Penjara di Kongo, Bebaskan 1.300 Tahanan

Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:07 WIB
ADF adalah kelompok bersenjata Uganda yang aktif di Kongo timur sejak 1990-an, telah menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil sejak awal 2019, menurut angka PBB, meskipun kampanye militer berulang kali ditujukan untuk menghancurkannya.

Dua narapidana ditembak mati selama penggerebekan hari Selasa, yang dimulai sekitar pukul 4:30 pagi, kata polisi di Twitter.

Baut di pintu depan penjara tampaknya terpotong, serta jeruji logam di belakangnya, menurut rekaman Reuters TV setelahpenyerangan itu.

“Kami tidur di pagi hari, tetapi sekitar pukul 4:00 kami mendengar baku tembak yang sangat keras,” kata Lukiya Bafana Ruban, salah satu dari sedikit narapidana yang memutuskan untuk tidak melarikan diri.

“Semoga negara mengasihani kami karena kami secara sukarela tinggal di sini di penjara,” imbuhnya.

"Pada tengah hari, sekitar 20 tahanan telah kembali ke penjara," tambahnya.(Baca juga: Demonstran Serbu Penjara, Bebaskan Mantan Presiden Kyrgyzstan yang Korupsi )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!