AS Marah karena Turki Jajal Sistem Rudal S-400 Rusia

Minggu, 18 Oktober 2020 - 07:53 WIB
"Undang-undang AS mewajibkan sanksi terhadap negara-negara yang terus memperdalam hubungan pertahanan mereka dengan Rusia, dan pemerintah harus mengirimkan sinyal kuat bahwa Turki harus melepaskan S-400-nya," bunyi pernyataan Risch.

Senator Bob Menendez dari Partai Demokrat mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Turki harus segera diberi sanksi atas pembelian dan penggunaan sistem rudal S-400 Rusia. (Baca juga: Turki Bantah Gunakan S-400 Rusia untuk Mendeteksi F-16 AS )

Menendez tidak melewatkan administrasi Trump dari kritik, dengan mengatakan; "Kegagalan Presiden Trump untuk mengikuti undang-undang dan kedekatannya dengan (Presiden Turki) Recep Tayyip Erdogan menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional kami dan sekutu NATO serta mitra kami di Eropa."

Kementerian Pertahanan Turki telah menolak untuk mengonfirmasi atau pun membantah telah melakukan uji coba sistem rudal S-400.

Turki menandatangani kesepakatan pembelian S-400 dengan Rusia pada 2017, dengan pengiriman pertama baterai rudal senilai USD2,5 miliar berlangsung pada Juli tahun lalu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!