Putin Sebut Pertempuran Nagorno-Karabakh Tragedi, Desak Gencatan Senjata
Rabu, 07 Oktober 2020 - 19:17 WIB
Rusia, dengan Amerika Serikat (AS)dan Prancis, telah memimpin mediasi dalam konflik tersebut tetapi pihak yang bertikai belum mengindahkan seruan gencatan senjata mereka. Moskow juga memiliki pakta pertahanan dengan Armenia, tempat pasukan dan pesawat tempur Rusia ditempatkan, tetapi kesepakatan itu tidak berlaku untuk Nagorno-Karabakh.
"Permusuhan, yang sangat kami sesali, berlanjut hingga hari ini dan tidak dilakukan di wilayah Armenia. Adapun pemenuhan kewajiban perjanjian Rusia, kami selalu memenuhi, memenuhi dan akan memenuhi kewajiban kam," ungkapnya.
Putin menambahkan bahwa dia terus berhubungan dengan Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan tentang konflik tersebut. ( Baca juga: Rusia: Nagorno-Karabakh Bisa Jadi Basis Militan Serang Erop a)
"Permusuhan, yang sangat kami sesali, berlanjut hingga hari ini dan tidak dilakukan di wilayah Armenia. Adapun pemenuhan kewajiban perjanjian Rusia, kami selalu memenuhi, memenuhi dan akan memenuhi kewajiban kam," ungkapnya.
Putin menambahkan bahwa dia terus berhubungan dengan Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan tentang konflik tersebut. ( Baca juga: Rusia: Nagorno-Karabakh Bisa Jadi Basis Militan Serang Erop a)
(esn)
Lihat Juga :