Jejak Kaki Manusia Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi

Senin, 05 Oktober 2020 - 04:55 WIB
"Jejak kaki adalah bentuk unik dari bukti fosil yang memberikan gambaran dalam waktu, biasanya mewakili beberapa jam atau hari, resolusi yang cenderung tidak kita dapatkan dari catatan lain," sambungnya.

Para peneliti berpikir jejak kaki itu milik manusia modern, berdasarkan perawakan dan massa yang disimpulkan dari mereka, bukan Neanderthal, yang tidak diketahui berada di wilayah tersebut pada saat itu.

"Kami tahu bahwa manusia mengunjungi danau ini pada saat yang sama hewan-hewan ini dan luar biasa untuk daerah tersebut, tidak ada peralatan batu. Tampaknya orang-orang ini mengunjungi danau untuk sumber air dan hanya untuk mencari makan pada saat yang sama dengan hewan," ujarnya.

Selain jejak kaki manusia, ditemukan pula jejak kaki gajah dan hewan lain, serta 233 fosil. Saat itu, jazirah Arab terdiri dari gurun luas yang tidak akan dapat dihuni oleh manusia purba dan hewan yang mereka buru.

Namun, selama dekade terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa daerah tersebut mengalami kondisi yang jauh lebih hijau dan lembab karena variasi alami dalam iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!