Kuba: AS Lakukan Kampanye Kotor Terhadap Bantuan Medis Kami

Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:39 WIB
Kuba mengatakan, berkat program tersebut, para dokter Kuba di Brasil membantu lebih dari 113 juta pasien di lebih dari 3.600 kota dan memberikan perlindungan kesehatan permanen kepada 60 juta warga Brasil. Havana mengutip survei oleh Universitas Federal Minas Gerais di Brazil yang mengatakan 95% pasien menunjukkan mereka senang atau sangat senang dengan program tersebut.

"Jika Kuba tidak dipaksa untuk menarik dokternya dari Brazil, mereka dapat berkontribusi untuk mengatasi dan mengendalikan pandemi Covid-19 di negara itu, yang saat ini merupakan negara kedua yang paling terkena dampak penyakit ini di dunia," katanya.

Kementerian menggarisbawahi bahwa keputusan penarikan itu dibuat karena perilaku merendahkan Presiden Brazil, Jair Bolsonaro, yang mengambil sikap menghina dan mengancam para pekerja kesehatan Kuba. ( Baca juga: Intelijen AS Peringatkan Ancaman Ekstremis Terkait Pemilu )

"Upaya pemerintah AS untuk memanipulasi badan internasional dan regional sesuai keinginannya menjijikkan. AS melangkah lebih jauh dari itu dan menentang pemilihan Kuba sebagai anggota Komite Eksekutif PAHO, sebuah tindakan yang gagal berhasil berkat dukungan bulat yang diterima pencalonan Kuba," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!