Turki Sebut Armenia Biang Kerok Dalam Pertempuran Baru di Nagorno-Karabakh

Senin, 28 September 2020 - 00:04 WIB
Azerbaijan dan Armenia telah lama berselisih tentang Nagorno-Karabakh, wilayah yang sebagian besar beretnis Armenia di Azerbaijan, yang mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1991. Gencatan senjata disepakati pada tahun 1994, tapi kedua belah pihak sering saling menuduh melakukan serangan.

Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay mengatakan Armenia telah melanggar gencatan senjata dengan serangan terbaru dan menyerukan masyarakat internasional untuk melihat dengan seksama, dan memisahkan yang benar dari yang salah".

"Provokator bersertifikat Armenia sekali lagi menunjukkan kepada dunia apa yang mereka pahami dari hak, hukum, janji yang dibuat dan gencatan senjata. Turki berdiri bersama Azeri bersaudara, dengan cara apa pun yang dibutuhkan," ucap Oktay. ( Baca juga: Barata Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Armenia )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!