Iran Klaim Drone-nya Deteksi Armada Kapal Induk AS di Selat Hormuz

Jum'at, 25 September 2020 - 02:24 WIB
"Kami selalu menghindari perang, tetapi jika musuh ingin mengancam dan mengganggu kepentingan nasional kami di bagian manapun di negara ini, kami akan sangat menentang inisiatif semacam itu."

“Saya memberi tahu musuh untuk tidak mengulangi kesalahan," kata Tangsiri, seperti dikutip dari fr24news, Kamis (24/9/2020). (Baca: Para Pembangkang Arab Saudi Dirikan Partai Oposisi Melawan Raja Salman )

IRGC Iran tidak menyebutkan nama kapal Amerika yang diklaim telah diikuti, tetapi Armada ke-5 AS mengonfirmasi pada hari Jumat lalu bahwa kapal induk USS Nimitz telah menyeberangi Selat Hormuz dalam perjalanan ke Teluk Persia, dan ditemani oleh kapal penjelajah USS Princeton (CG-59) dan USS Philipine Sea (CG-58) dan kapal perusak berpeluru kendali USS Sterett (DDG-104), yang nomornya disediakan oleh Tangsiri.

"Kapal induk USS Nimitz (CVN 68), bersama dengan USS Princeton (CG 59), USS Philippine Sea (CG 58) dan USS Sterett (DDG 104) melakukan transit reguler melintasi Selat Hormuz ke Teluk Persia pada 18 Sep

Hubungan antara Iran dan Amerika Serikat telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir, sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan JPOCA yang bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir, dengan alasan pelanggaran yang berulang. (Baca juga: Bos Mossad Sebut Arab Saudi Segera Normalisasi dengan Israel )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!