Iran Klaim Drone-nya Deteksi Armada Kapal Induk AS di Selat Hormuz

Jum'at, 25 September 2020 - 02:24 WIB
Amerika Serikat pada hari Senin memberlakukan sanksi baru pada Kementerian Pertahanan Iran dan lainnya yang terlibat dalam program nuklir dan persenjataannya untuk mendukung klaim Amerika bahwa semua sanksi PBB terhadap Teheran sekarang dipulihkan. Namun, langkah AS ditolak oleh sekutu utama Eropa serta Rusia dan China.

Iran mengatakan sanksi baru AS, yang menargetkan 27 entitas Iran dan individu di industri nuklir, rudal dan senjata konvensional, tidak akan berpengaruh dan menuduh Amerika Serikat mencari publisitas.

Sanksi terbaru terhadap negara pengekspor minyak tersebut termasuk keputusan baru yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump yang menargetkan mereka yang membeli atau menjual senjata konvensional Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!