Dihancurkan Pandemi Corona, Herd Imunity Berkembang di Kota Amazon Brasil
Kamis, 24 September 2020 - 14:06 WIB
“Semua tanda menunjukkan bahwa fakta terpapar virus itulah yang menyebabkan penurunan jumlah kasus baru dan kematian di Manaus,” kata koordinator studi, profesor medis Universitas Sao Paulo Ester Sabino, kepada Sao Paulo State Research Support Foundation (Fapesp), yang membantu mendanai penelitian tersebut seperti dilansir dari France24, Kamis (24/9/2020).
Terletak di hutan hujan Amazon, Manaus adalah tempat gambar mengerikan dari rumah sakit yang dibanjiri pasien Covid-19 , kuburan massal dan mayat yang ditumpuk di truk lemari es ketika pandemi mencapai puncaknya di sana pada bulan Mei lalu.
Manaus telah mencatat 2.462 kematian akibat Covid-19.Jika kota itu sebuah negara, wilayah itu akan memiliki tingkat kematian tertinggi kedua di dunia, dengan 100,7 kematian per 100.000 penduduk.
Namun kematian di kota berpenduduk 2,2 juta orang itu telah turun secara dramatis dalam beberapa pekan terakhir, menjadi rata-rata hanya 3,6 per hari selama 14 hari terakhir.
Manaus sekarang menjadi salah satu kota tercepat yang dibuka kembali dari penguncian di Brasil, negara dengan jumlah kematian tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, dengan hampir 139.000 orang tewas.(Baca juga: Korban Meninggal Akibat Covid-19 di AS Lewati Angka 200 Ribu )
Terletak di hutan hujan Amazon, Manaus adalah tempat gambar mengerikan dari rumah sakit yang dibanjiri pasien Covid-19 , kuburan massal dan mayat yang ditumpuk di truk lemari es ketika pandemi mencapai puncaknya di sana pada bulan Mei lalu.
Manaus telah mencatat 2.462 kematian akibat Covid-19.Jika kota itu sebuah negara, wilayah itu akan memiliki tingkat kematian tertinggi kedua di dunia, dengan 100,7 kematian per 100.000 penduduk.
Namun kematian di kota berpenduduk 2,2 juta orang itu telah turun secara dramatis dalam beberapa pekan terakhir, menjadi rata-rata hanya 3,6 per hari selama 14 hari terakhir.
Manaus sekarang menjadi salah satu kota tercepat yang dibuka kembali dari penguncian di Brasil, negara dengan jumlah kematian tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat, dengan hampir 139.000 orang tewas.(Baca juga: Korban Meninggal Akibat Covid-19 di AS Lewati Angka 200 Ribu )
Lihat Juga :