Pilpres AS, CIA: Putin Berupaya Diskreditkan Biden
Rabu, 23 September 2020 - 07:31 WIB
Jelang pemilu presiden AS, CIA menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin berupaya mendiskreditkan Joe Biden. Foto/Kolase/Sindonews
WASHINGTON - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) , CIA, menilai bahwa Presiden Vladimir Putin dan pejabat tinggi Rusia lainnya pada akhir Agustus "mungkin" telah mengarahkan operasi campur tangan dalam pemilu presiden dengan mendiskreditkan Joe Biden . Joe Biden adalah penantang presiden incumbent Donald Trump dari Partai Demokrat.
Penilain tersebut pertama kali dilaporkan oleh kolumnis Washington Post, Josh Rogin.(Baca juga: Upaya Trump Damaikan Arab-Israel Tidak Terlalu Berdampak pada Pilpres AS )Dua pejabat mengatakan penilaian CIA menganalisis aktivitas Andreii Derkach, seorang anggota parlemen Ukraina yang telah memberikan informasi kepada pengacara presiden Trump, Rudy Giuliani. Giuliani mengatakan dia "mewawancarai" Derkach tiga kali.
Menurut laporan Rogin, baris pertama dari dokumen rahasia tersebut adalah: "Kami menilai bahwa Presiden Vladimir Putin dan para pejabat paling senior Rusia mengetahui dan mungkin mengarahkan operasi pengaruh Rusia yang bertujuan untuk merendahkan mantan Wakil Presiden AS, mendukung presiden AS dan memicu perselisihan publik menjelang pemilihan umum AS pada November."
Seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut tidak membantah laporan itu. Dua pejabat mengatakan penilaian itu terkandung dalam dokumen CIA yang didistribusikan secara luas dalam berbagai versi di sekitar pemerintah.
Penilain tersebut pertama kali dilaporkan oleh kolumnis Washington Post, Josh Rogin.(Baca juga: Upaya Trump Damaikan Arab-Israel Tidak Terlalu Berdampak pada Pilpres AS )Dua pejabat mengatakan penilaian CIA menganalisis aktivitas Andreii Derkach, seorang anggota parlemen Ukraina yang telah memberikan informasi kepada pengacara presiden Trump, Rudy Giuliani. Giuliani mengatakan dia "mewawancarai" Derkach tiga kali.
Menurut laporan Rogin, baris pertama dari dokumen rahasia tersebut adalah: "Kami menilai bahwa Presiden Vladimir Putin dan para pejabat paling senior Rusia mengetahui dan mungkin mengarahkan operasi pengaruh Rusia yang bertujuan untuk merendahkan mantan Wakil Presiden AS, mendukung presiden AS dan memicu perselisihan publik menjelang pemilihan umum AS pada November."
Seorang pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut tidak membantah laporan itu. Dua pejabat mengatakan penilaian itu terkandung dalam dokumen CIA yang didistribusikan secara luas dalam berbagai versi di sekitar pemerintah.
Lihat Juga :