Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB
Trump kemudian mengatakan bahwa bahkan jika Rusia membantu Iran menyerang fasilitas AS, bantuan tersebut kemungkinan besar hanya berdampak kecil.
Dia merujuk pada invasi AS ke Venezuela, di mana sistem pertahanan udara yang dipasok Rusia gagal menghentikan serangan Amerika.
"Itu tidak banyak berdampak karena kita telah menghancurkan (Iran)," kata Trump. "Lihat, Anda tahu, (Rusia) memberi Venezuela banyak peralatan. Venezuela memiliki semua peralatan Rusia. Bagaimana hasilnya? Tidak terlalu bagus."
Trump mengulangi pernyataan standarnya ketika dihadapkan dengan laporan bahwa Moskow membantu Iran menyerang target militer AS, di mana ragu Rusia memberikan dukungan semacam itu kepada Iran. Dia menegaskan kembali bahwa dukungan apa pun yang mungkin diberikan tidak membantu Iran mengalahkan AS.
"Saya rasa mereka tidak melakukannya. Tentu saja tidak pada tingkat tinggi, dan jika mereka melakukannya, dampaknya sangat kecil," kata Trump, seperti dikutip dari Kyiv Independent, Selasa (28/7/2026).
Rusia diduga telah memberikan intelijen dan senjata kepada Iran sejak dimulainya perang AS-Israel, meskipun Gedung Putih secara konsisten mengecilkan signifikansi peran Rusia. Pada bulan Maret, Trump mengakui bahwa Rusia mungkin sedikit membantu Iran.
Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengonfirmasi dalam sidang Kongres pada 30 April bahwa Rusia mendukung Iran dalam perang saat ini dengan Amerika Serikat. Namun, dia menolak memberikan rincian mengenai bantuan Rusia selama sidang publik tersebut.
Dia merujuk pada invasi AS ke Venezuela, di mana sistem pertahanan udara yang dipasok Rusia gagal menghentikan serangan Amerika.
"Itu tidak banyak berdampak karena kita telah menghancurkan (Iran)," kata Trump. "Lihat, Anda tahu, (Rusia) memberi Venezuela banyak peralatan. Venezuela memiliki semua peralatan Rusia. Bagaimana hasilnya? Tidak terlalu bagus."
Trump mengulangi pernyataan standarnya ketika dihadapkan dengan laporan bahwa Moskow membantu Iran menyerang target militer AS, di mana ragu Rusia memberikan dukungan semacam itu kepada Iran. Dia menegaskan kembali bahwa dukungan apa pun yang mungkin diberikan tidak membantu Iran mengalahkan AS.
"Saya rasa mereka tidak melakukannya. Tentu saja tidak pada tingkat tinggi, dan jika mereka melakukannya, dampaknya sangat kecil," kata Trump, seperti dikutip dari Kyiv Independent, Selasa (28/7/2026).
Rusia diduga telah memberikan intelijen dan senjata kepada Iran sejak dimulainya perang AS-Israel, meskipun Gedung Putih secara konsisten mengecilkan signifikansi peran Rusia. Pada bulan Maret, Trump mengakui bahwa Rusia mungkin sedikit membantu Iran.
Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengonfirmasi dalam sidang Kongres pada 30 April bahwa Rusia mendukung Iran dalam perang saat ini dengan Amerika Serikat. Namun, dia menolak memberikan rincian mengenai bantuan Rusia selama sidang publik tersebut.
Lihat Juga :