Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Selasa, 28 Juli 2026 - 13:21 WIB
Presiden AS Donald Trump akan tanya langsung pada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait laporan bahwa Moskow bantu Iran menargetkan pangkalan AS di Timur Tengah. Foto/White House
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa dia akan bertanya langsung kepada Presiden Rusia Vladimir Putin tentang laporan bahwa Moskow telah membantu Iran menargetkan pangkalan militer Amerika di Timur Tengah.
Dalam konferensi pers di atas pesawat Air Force One pada hari Senin, Trump ditanya tentang laporan tersebut tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada 25 Juli bahwa Moskow telah memberikan citra satelit kepada Teheran tentang instalasi militer AS di Teluk selama perang AS melawan Iran.
Baca Juga: Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Zelensky mengatakan, "Kyiv telah mengamati korelasi yang jelas antara citra satelit Rusia dari situs-situs ini dan serangan Iran."
Trump tak bisa mengelak dari pertanyaan para jurnalis terkait klaim Zelensky. "Kita akan mencari tahu apakah itu benar," kata Trump.
"Saya akan bertanya kepada Putin tentang hal itu. Kita akan mencari tahu," imbuh Trump.
Dalam konferensi pers di atas pesawat Air Force One pada hari Senin, Trump ditanya tentang laporan tersebut tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada 25 Juli bahwa Moskow telah memberikan citra satelit kepada Teheran tentang instalasi militer AS di Teluk selama perang AS melawan Iran.
Baca Juga: Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Zelensky mengatakan, "Kyiv telah mengamati korelasi yang jelas antara citra satelit Rusia dari situs-situs ini dan serangan Iran."
Trump tak bisa mengelak dari pertanyaan para jurnalis terkait klaim Zelensky. "Kita akan mencari tahu apakah itu benar," kata Trump.
"Saya akan bertanya kepada Putin tentang hal itu. Kita akan mencari tahu," imbuh Trump.
Lihat Juga :