4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Selasa, 28 Juli 2026 - 13:40 WIB
Substansi di balik simbolisme tersebut adalah geografi. Sebagai negara kepulauan yang terletak di jalur akses Tiongkok ke Samudra Pasifik, Jepang memungkinkan pembatasan, deteksi, dan gangguan terhadap aktivitas China.
Tokyo, di sisi lain, telah membiayai upaya ini. Perdana Menteri Takaichi telah mengawasi investasi signifikan dalam pertahanan, dengan anggaran melebihi USD58 miliar tahun ini untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut. Ia juga telah mempercepat revisi tiga dokumen strategis yang mencakup keamanan nasional, pertahanan nasional, dan pengadaan pertahanan untuk mengatasi lingkungan ancaman kompleks yang dihadapi Jepang. Dalam pemilihan Februari lalu, ia memperoleh dukungan publik yang luar biasa untuk memperkuat postur pencegahan negara.
"Secara keseluruhan, Jepang telah menunjukkan kemampuan dan tekad untuk memainkan peran proaktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Pasifik. Perubahan apa yang akan terjadi dengan penggantian nama menjadi USPACOM masih harus dilihat. Tetapi jangan salah: di jantung strategi AS di kawasan ini terdapat sekutu yang kuat dan dapat diandalkan yang telah mendukung kepentingan Amerika di Pasifik selama beberapa dekade," jelas Jagannath Panda.
4. Jepang Tingkatkan Anggaran Militer
Upaya untuk memperluas pengaruh di seluruh wilayah maritim. Hal ini juga menjamin navigasi dan perlindungan bagi kapal-kapal AS yang melintasi Pasifik. Bagi wilayah yang menyumbang 60 persen pertumbuhan PDB global dan merupakan rumah bagi sejumlah besar mineral penting dan teknologi canggih, mengamankan akses komersial yang aman sangatlah penting.Tokyo, di sisi lain, telah membiayai upaya ini. Perdana Menteri Takaichi telah mengawasi investasi signifikan dalam pertahanan, dengan anggaran melebihi USD58 miliar tahun ini untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut. Ia juga telah mempercepat revisi tiga dokumen strategis yang mencakup keamanan nasional, pertahanan nasional, dan pengadaan pertahanan untuk mengatasi lingkungan ancaman kompleks yang dihadapi Jepang. Dalam pemilihan Februari lalu, ia memperoleh dukungan publik yang luar biasa untuk memperkuat postur pencegahan negara.
"Secara keseluruhan, Jepang telah menunjukkan kemampuan dan tekad untuk memainkan peran proaktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Pasifik. Perubahan apa yang akan terjadi dengan penggantian nama menjadi USPACOM masih harus dilihat. Tetapi jangan salah: di jantung strategi AS di kawasan ini terdapat sekutu yang kuat dan dapat diandalkan yang telah mendukung kepentingan Amerika di Pasifik selama beberapa dekade," jelas Jagannath Panda.
(ahm)
Lihat Juga :