Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Selasa, 28 Juli 2026 - 10:40 WIB
Tidak ada komentar langsung dari militer Israel mengenai insiden tersebut. Ini terjadi ketika pasukan Israel terus memperketat pembatasan pergerakan di seluruh Tepi Barat yang diduduki.
Selama dua hari terakhir, pasukan Israel telah menutup beberapa pos pemeriksaan di sekitar provinsi Ramallah, Nablus, dan Hebron, serta beberapa pos pemeriksaan di utara Yerusalem Timur yang diduduki, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah dan mengganggu pergerakan warga Palestina.
Eskalasi ini menyusul kekerasan yang dimulai pada hari Jumat, ketika empat warga Palestina tewas dan empat lainnya terluka saat menghadapi serangan oleh pemukim ilegal Zionis—yang didukung oleh tentara Israel—di kota Tal, barat daya Nablus.
Insiden tersebut diikuti oleh penggerebekan militer dan penangkapan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan memperluas operasi militer di wilayah tersebut.
Selama dua hari terakhir, pasukan Israel telah menutup beberapa pos pemeriksaan di sekitar provinsi Ramallah, Nablus, dan Hebron, serta beberapa pos pemeriksaan di utara Yerusalem Timur yang diduduki, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah dan mengganggu pergerakan warga Palestina.
Eskalasi ini menyusul kekerasan yang dimulai pada hari Jumat, ketika empat warga Palestina tewas dan empat lainnya terluka saat menghadapi serangan oleh pemukim ilegal Zionis—yang didukung oleh tentara Israel—di kota Tal, barat daya Nablus.
Insiden tersebut diikuti oleh penggerebekan militer dan penangkapan di seluruh Tepi Barat yang diduduki, sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan memperluas operasi militer di wilayah tersebut.
(mas)
Lihat Juga :