Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Selasa, 28 Juli 2026 - 09:46 WIB
“Saya memulai misi ini dengan satu tujuan yang jelas,” kata Netanyahu. “Untuk memastikan keamanan, kekuatan, dan masa depan Negara Israel tercinta kita.”
Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump pada hari Selasa pukul 11.00 pagi waktu Washington, setelah lebih dari lima bulan sejak pertemuan terakhir mereka. Jadwalnya akan mencakup menghadiri upacara peringatan untuk mendiang senator Partai Republik pro-Israel; Lindsey Graham.
Kunjungan Netanyahu terjadi selama jeda dalam perang Timur Tengah setelah 13 hari peningkatan serangan udara AS terhadap Iran dan serangan balasan Iran terhadap aset-aset AS di Timur Tengah.
Pentagon menangguhkan kampanye pengeboman terhadap Iran pada Jumat malam, dan tak ada laporan serangan pada hari Sabtu atau pun Minggu. Iran, yang telah membalas setiap serangan AS juga menahan diri, dengan mengatakan akan terus melakukan serangan selama AS juga melakukannya.
Lawatan Netanyahu ini akan menjadi pertemuan pertamanya dengan Trump sejak sebelum pecahnya perang Iran pada 28 Februari.
Keduanya terakhir bertemu pada 11 Februari di Gedung Putih, di mana Netanyahu menyampaikan pidato penting di Situation Room agar AS bergabung dengan Israel dalam perang lain, yang mencakup serangkaian prediksi yang tidak terwujud.
Trump telah mempertimbangkan serangan besar lainnya setelah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatanganinya bulan lalu untuk mengakhiri perang gagal karena perselisihan mengenai kendali Selat Hormuz.
Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump pada hari Selasa pukul 11.00 pagi waktu Washington, setelah lebih dari lima bulan sejak pertemuan terakhir mereka. Jadwalnya akan mencakup menghadiri upacara peringatan untuk mendiang senator Partai Republik pro-Israel; Lindsey Graham.
Kunjungan Netanyahu terjadi selama jeda dalam perang Timur Tengah setelah 13 hari peningkatan serangan udara AS terhadap Iran dan serangan balasan Iran terhadap aset-aset AS di Timur Tengah.
Pentagon menangguhkan kampanye pengeboman terhadap Iran pada Jumat malam, dan tak ada laporan serangan pada hari Sabtu atau pun Minggu. Iran, yang telah membalas setiap serangan AS juga menahan diri, dengan mengatakan akan terus melakukan serangan selama AS juga melakukannya.
Lawatan Netanyahu ini akan menjadi pertemuan pertamanya dengan Trump sejak sebelum pecahnya perang Iran pada 28 Februari.
Keduanya terakhir bertemu pada 11 Februari di Gedung Putih, di mana Netanyahu menyampaikan pidato penting di Situation Room agar AS bergabung dengan Israel dalam perang lain, yang mencakup serangkaian prediksi yang tidak terwujud.
Trump telah mempertimbangkan serangan besar lainnya setelah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatanganinya bulan lalu untuk mengakhiri perang gagal karena perselisihan mengenai kendali Selat Hormuz.
Lihat Juga :