Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:31 WIB
Mohebbi kemudian memperingatkan Israel agar tidak melanjutkan operasi militer, dengan mengeklaim Teheran akan menimbulkan konsekuensi berat jika pertempuran berlanjut.

Dia menuduh Israel berusaha untuk membuat AS tetap terlibat secara militer di kawasan itu dengan memberikan Presiden Donald Trump apa yang dia sebut sebagai intelijen palsu untuk memajukan tujuannya melalui kekuatan militer Amerika.

Menurut Mohebbi, rezim Zionis sudah tahu apa yang menantinya jika Teheran kembali memfokuskan operasi militernya terhadap Israel.

Menurut angka Pentagon, hampir 100 anggota militer AS telah terluka selama dua minggu terakhir. Militer AS juga telah mengonfirmasi bahwa 18 tentara Amerika telah tewas sejak perang dimulai pada akhir Februari, meskipun jumlah korban AS secara keseluruhan masih belum jelas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!