Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:31 WIB
Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Azraq, Yordania, tempat 2 tentara AS tewas akibat serangan rudal dan drone Iran. Foto/X @EGYOSINT
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim pada hari Sabtu bahwa angkatan bersenjatanya telah menghancurkan 11 pesawat militer dan helikopter Amerika Serikat (AS) di darat selama konflik 15 hari terakhir. Garda Revolusi juga mengklaim data yang benar adalah lebih dari 200 tentara Amerika telah tewas sejak perang dimulai akhir Februari.

Berbicara kepada Tasnim News Agency, juru bicara IRGC Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi mengatakan serangan-serangan yang merugikan Amerika tersebut berlangsung antara 8 Juli hingga 22 Juli.



Baca Juga: Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!

Mohebbi mengeklaim peralatan militer Washington yang dihancurkan termasuk 17 drone pengintai dan operasional, termasuk delapan yang baru. Sedangkan 11 pesawat militer yang dihancurkan adalah satu jet tempur F-15 di dalam tempat perlindungan yang diperkuat, satu pesawat patroli maritim P-8, satu pesawat angkut militer C-17, dan delapan pesawat pengisian bahan bakar udara.

Dia mengatakan pesawat-pesawat itu dihancurkan saat berada di pangkalan militer AS di Teluk, tetapi tidak menyebutkan lokasi pastinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!